Calon Peraih Sepatu Emas Liga Inggris

Sepatu emas adalah sebuah sebuah penghargaan sepak bola yang dianugerahkan tiap musimnya kepada pencetak gol terbanyak.  Pada musim liga primer 2016/2017 Chelsea masih menjadi pemimpin klasemen liga inggris dengan mencetak kemenangan sebanyak 26 kali pertandingan dan disusul di posisi kedua yaitu Tottenham dengan mencetak kemenangan sebenyak 23 kali pertandingan.

Klub ternama seperti Manchester United, Arsenal, Liverpool, Chelsea, Manchester City dan Tottenham Hotspur berharap nama pemainnya masuk dalam daftar top skor di akhir musim liga inggris 2016/2017. Tentu dengan produktivitas striker andalannya, sebuah klub turut terangkat namanya untuk meraih sukses di akhir musim liga inggris 2016/2017.

Pada Musim 2015/2016, penghargaan sepatu emas didominasi oleh penyerang asal Inggris yaitu Harry Kane dan Jamie Vardy, ditambah dengan striker asal argenita Sergio Aguero. Pada akhir musim Harry Kane dinobatkan sebagai top skor Liga Inggris musim 2015/2016 dengan skor 25 gol. Harry Kane Menjadi pemain Inggris pertama yang memenangkan penghargaan ini sejak Michael Owen pada tahun 1999.

Berikut beberapa calon peraih sepatu emas musim 2016/2017 :

1. Harry Kane (Tottenham Hotspur)
Harry Kane

Harry Kane adalah pemain berusia 23 tahun memiliki catatan yang sangat bagus pada musim lalu. ia berhasil keluar sebagai top skor liga inggris dengan 25 gol. Musim 2016/2017 Kane tampil sangan baik dan efisien jika berada di lini depan.

Terbukti dari 52 laga bersama Tottenham ia telah mencetak 21 gol dan berada pada peringkat kedua dalam daftar top skor. Tentu dengan dibantu oleh rekannya seperti Christian Eriksen dan Erik Lamela Kane mampu menjadi penyokong pemain berkebangsaan Inggris ini.

2. Romelu Lukaku (Everton)
Romelu Lukaku

Romelu Lukaku adalah salah satu stiker dari klub Everton. pada awal musim Lukaku kembali dibujuk agar kembali bermain di Stamford Bridge salah satu kadang klub ternama di inggris yaitu Chelsea. Namun pemain asal Belgium itu menolak untuk kembali bergabung bersama Chelsea.

Musim lalu 2015/2016, pemain berusia 23 tahun tampil sangat produktif dengna mencetak 18 gol. Berlanjut hingga musim ini dengan 42 laga yang ia ikut Lukaku berhasil mencetak 24 gol.

Masalah yang dimiliki Lukaku mungkin hanya menerima bola dari dari skema permainan terbuka. Di mana pemain bertahan lawan akan menjaga pemain yang memiliki sundulan maut tersebut. Lantas Lukaku hanya bisa memanfaatkan bola-bola mati untuk menambah perolehan golnya.

3. Sergio Aguero (Manchester City)
Sergio Aguero

Pada musim lalu, Aguero hanya memiliki selisih 1 poin dari top skor Harry Kane ynag mencetak sebenyak 25 gol. Musim ini Aguero berpeluang menjadi pemain tersubur di Liga Inggris sangatlah besar, sebab Aguero menjadi salah satu kunci utama di lini depan yang dipercayai oleh sang pelatih Pep Guardiola.

Tidak sia-sia Pep Guardiola mentmpatkan Aguero pada lini depan, kali ini Aguero bisa disebut sebagai mesin gol Manchester City. Ia telha mencetak 18 gol dari 57 laga yang di ikuti oleh Manchester City. Sebagai ujung tombak Aguero sangat dimanjakan oleh gelandang kreatif Man City, seperti David Silva dan Kevin De Bruyne.

Kendala penyerang berkebangsaan Argentina ini hanyalah pada masalah cedera dan sikap indisipliner. Terakhir Aguero mendapatkan hukuman dari FA karena terbukti melakukan tindakan Kekerasan kepada bek Chelsea, David Luiz.

4.Alexis Sanchez (Arsenal)

Seorang striker tajam dan tidak egois di depan gawang lawan, pemain tersebut adalah Alexis Sanchez. Sanchez adalah salah satu pemain dari club Arsenal dengna Julukan The Gunners.

Musim ini pemain berkebangsaan Cile ini telah mencetak 19 gol dari 51 laga bersama Arsenal. Selain itu, Sanchez berhasil menciptakan tujuh assist, lebih baik dibandingkan penyerang lainnya yang bermain di Liga Inggris.

Masalah terbesar yang dihadapi oleh Sanchez untuk menjadi top skor musim ini adalah cedera. Di luar itu, sosok berusia 27 tahun itu tetap menjadi striker berbahaya bagi lawan-lawannya karena lihai dalam mengelola bola di area pertahanan musuh.

5. Diego Costa (Chelsea)

Diego Costa

Diego Costa adalah anak asuh dari Antonio Conte yang di percaya sebagai pemain garda terdepan klub Chelsea. Menurut Conte Costa pantas mendapatkan posisi paling depan dikarenakan pada musim lalu Costa tampil sangat produktif.

Sebagai pencetak gol sementara Liga Inggris dengan 19 gol, Cosata memiliki keunuggulan sebagai ujung tombak dari klub Chelsea. Costa mampu bermain maksimal di lini depan terbukti dalam 48 laga yang Chelsea ikuti ia tercatat melepaskan 26 tembakan tepat sasaran selisih 6 gol saja dengan Harry Kane.

Keunggulan Costa juga dibantu dengan bersinarnya kembali pemain The Blues yaitu Eden Hazard. Bukan tidak mungkin, Costa bisa merebut Sepatu Emas Liga Inggris dari kaki Harry Kane.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *